Jumat, 27 Mei 2011

BELAJAR DAN BERMAIN BAHASA INGGRIS

Kemampuan berbahasa Inggris amatlah penting. Ia bukan hanya penting diajarkan bagi anak usia remaja, tapi juga buat mereka yang masih balita. Sebab, mengajari anak bahasa Inggris sejak dini lebih baik dan luar biasa efeknya.

Hal itu dinyatakan praktisi pendidikan Fauzul Akmal dalam Talkshow Memotivasi Belajar Bahasa Inggris dan Bermain untuk Anak di Rumah, di ajang Pesta Buku Jakarta 2009 (1/7). Acara yang digelar oleh Penerbit Grolier, kelompok Penerbit Widyadara, ini menyajikan pentingnya bermain dan belajar bagi pembelajaran bahasa Inggris buat anak-anak.


Selasa, 10 Mei 2011

Aktivitas yang Dapat mencerdaskan Anak

Seorang anak adalah sebuah pribadi masih mudah terbentuk. Dalam membentuk seorang anak diperlukan bantuan dari orang tua. Orang tua sangat berperan penting dalam proses ini, terutama dalam proses menderdaskan anak. Manusia memiliki lima indera yang digunakan untuk menyerap informasi dan pengetahuan dari luar. Kelima indera inilah yang harus dilatih untuk menghasilkan anak yang cerdas. Lalu bagaimana cara melatihnya?

1. Berkomunikasi

Komunikasi adalah hal yang paling penting dalam proses pembelajaran anak. Dengan berkomunikasi seorang anak bisa mendapatkan banyak informasi dan pengetahuan yang baru. Selain itu, hal ini juga bisa meningkatkan kedekatan antara orang tua dan anak. Dengan kedekatan tersebut, maka proses “transfer ilmu” dari orang tua kepada anak pun bisa berjalan dengan baik.

2. Mengulang dan mengulang

Mendidik seorang anak memang butuh kesabaran. Mungkin seorang anak akan menanyakan hal yang sama, meskipun kita merasa pernah mengajarkannya. Namun ini adalah proses bagi seorang anak dalam menyerap pengetahuan. Kita tidak perlu dengan marah-marah mengatakan,”Lho… Kemarin kan sudah Papa kasih tahu...” Namun tetaplah menjelaskan dan menjawab apa yang ditanyakan oleh buah hati kita dengan penuh kesabaran. Dengan pengulangan akan menjadi sebuah kebiasaan. Hal ini juga bisa kita terapkan dalam pembentukan moral buah hati kita. Ajarkan anak akan pentingnya berterima kasih, dengan kita banyak mengucapkan terima kasih kepada buah hati dan kepada orang lain, terutama di depan buah hati kita.

Minggu, 01 Mei 2011

10 Makanan Terbaik untuk Kecerdasan Anak

Cobalah untuk memperhatikan dengan jeli kebutuhan gizi dan nutrisi mereka setiap hari. Selain itu, ada baiknya pula memasukan 10 jenis makanan terbaik berikut ini.
Makanan yang dijuluki “Brain Food” ini diyakini dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berpikir anak-anak.
1. Salmon
Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega-3 – DHA and EPA – yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Menurut para ahli walaupun tuna mengandung asam omega-3, namun ikan ini tidaklah sekaya salmon.
2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat.

Sabtu, 30 April 2011

Mengapa Pendidikan Anak Usia Dini Penting?

Pendidikan anak usia dini (PAUD) yang baik dan tepat dibutuhkan anak untuk menghadapi masa depan, begitulah pesan yang disampaikan Profesor Sandralyn Byrnes, Australia's & International Teacher of the Year saat seminar kecil di acara Giggle Playgroup Day 2011, gelaran Miniapolis & Giggle Management, Jumat, 11 Februari 2011 lalu.
Menurut Byrnes, PAUD akan memberikan persiapan anak menghadapi masa-masa ke depannya, yang paling dekat adalah menghadapi masa sekolah. "Saat ini, beberapa taman kanak-kanak sudah meminta anak murid yang mau mendaftar di sana sudah bisa membaca dan berhitung. Di masa TK pun sudah mulai diajarkan kemampuan bersosialisasi dan problem solving. Karena kemampuan-kemampuan itu sudah bisa dibentuk sejak usia dini," jelas Byrnes.
Di lembaga pendidikan anak usia dini, anak-anak sudah diajarkan dasar-dasar cara belajar. "Tentunya di usia dini, mereka akan belajar pondasi-pondasinya. Mereka diajarkan dengan cara yang mereka ketahui, yakni lewat bermain. Tetapi bukan sekadar bermain, tetapi bermain yang diarahkan. Lewat bermain yang diarahkan, mereka bisa belajar banyak; cara bersosialisasi, problem solving, negosiasi, manajemen waktu, resolusi konflik, berada dalam grup besar/kecil, kewajiban sosial, serta 1-3 bahasa."
Karena lewat bermain, anak tidak merasa dipaksa untuk belajar. Saat bermain, otak anak berada dalam keadaan yang tenang. Saat tenang itu, pendidikan pun bisa masuk dan tertanam. "Tentunya cara bermain pun tidak bisa asal, harus yang diarahkan dan ini butuh tenaga yang memiliki kemampuan dan cara mengajarkan yang tepat. Kelas harusnya berisi kesenangan, antusiasme, dan rasa penasaran. Bukan menjadi ajang tarik-ulur kekuatan antara murid-guru. Seharusnya terbangun sikap anak yang semangat untuk belajar," jelas Byrnes.

Website Pendidikan Singapura Berbahasa Indonesia

Untuk pertama kalinya website informasi pendidikan luar negeri secara lengkap ditampilkan dalam bahasa Indonesia. Website pendidikan singapura yang beralamatkan www.studisingapura.com ini dibuat untuk memudahkan siswa dan orang tua mendapatkan informasi lengkap dan cepat mengenai pendidikan di Singapura.
Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua Ikatan Konsultan Pendidikan Indonesia (IKPII) Harianto dalam Grand Launching website www.studisingapura.com di Citywalk, Jakarta, Sabtu (07/03).
Ia mengatakan saat ini Singapura telah menjadi salah satu negara tujuan bagi banyak pelajar di dunia. "Saat ini ada sekitar 96 ribu pelajar Internasional dari 120 kebangsaan yang menimba ilmu di Singapura, " ujar Harianto.

Fokuskan Pendidikan Usia Dini ke Anak Usia 0-6 Tahun!

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah-daerah masih banyak berfokus pada usia 5-6 tahun atau anak-anak yang bersekolah di Taman Kanak-kanak. Akibatnya, empat tahun pertama di masa emas anak-anak tersebut menjadi kurang diperhatikan, padahal di usia tersebut mereka juga perlu dimaksimalkan potensi dan tumbuh kembangnya.

"Pendidikan anak usia dini atau PAUD itu penting mulai anak usia 0-6 tahun. Tetapi pemerintah daerah belum banyak yang mendukung karena tidak wajib seperti pendidikan dasar sembilan tahun," kata Direktur Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas, Hamid Muhammad, di Jakarta, Jumat (15/5).
Program PAUD merupakan salah satu program prioritas Depdiknas. Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD tahun 2008 baru mencapai 50,03 persen dari 29,8 juta anak. Target APK PAUD formal maupun PAUD nonformal akhir tahun ini adalah 53,9 persen, baik yang dikelola Depdiknas maupun Departemen Agama.